17 Mei 2022

Cara Transfer File Besar dari Windows 10 ke Android

Ada beberapa metode transfer file dari Smartphone Android ke dalam OS Windows, begitu juga sebaliknya, antara lain :

  1. via Koneksi Bluetooth.
  2. via Link To Windows.
  3. via Nearby Sharing.
  4. via Aplikasi pihak ketiga yang terdapat pada Microsoft Store atau Google App. 
  5. dan metode satu lagi yang barusan saya lakukan, yakni dengan menggunakan Protokol (metode koneksi jaringan) FTP, dengan kepanjangan-nya adalah File Transfer Protokol.

Kita lanjut sedikit membahas FTP. Oke?

Apa itu FTP ?
Seperti namanya saja, File Transfer Protocol. Yaitu Protokol (metode sambungan jaringan) yang dikhususkan untuk mengirimkan file dari satu alat (device) yang akan disediakan oleh penyedia protokol ini (server), untuk di transfer ke alat (device) lainnya sebagai penerima file (client). FTP ini sangat efektif ketika kita ingin mengambil file besar atau file dengan berbagai ekstensi. Bahkan virus yang ada pada folder Server pun akan ikut terbawa dan tersedia untuk client. Kekurangan dari protokol ini adalah belum adanya file management untuk transfer data sekaligus dalam satu transmisi kirim, seperti halnya Sharing Folder via Network milik Microsoft, atau seperti aplikasi ShareIt pada smartphone/android.

Umumnya, Server Ftp hanya bisa dikonfigurasikan sebagai pengirim file, tapi bisa juga diset agar bisa menerima file (menyimpan file) dalam satu struktur folder yang diizinkan, berbeda dengan metode "sharing folder" milik Windows sejak zaman Win XP, dengan kelebihannya sharing folder tsb sudah bisa melakukan kirim dan terima file (2 arah sebagai server dan client) dalam satu folder. Dan ketika protokol FTP ini diaktifkan, maka biasanya server akan menunggu selamanya (standby) selama belum ada sinyal request dari client. Begitu ada sinyal, maka akan dibalas dengan data adalah struktur Folder dan link file, kemudian data struktur tersebut langsung dikirim ke client.
Jika client meminta isi link file (file aslinya), maka server akan langsung mengirimkan file ke client.
Kurang lebih segitu dulu penjelasan singkat untuk yang server dan client-nya. Panjang lebar, ngetiknya capek.. 😁

Lalu Siapakah server dan client pada FTP tsb ?
Server dan Client nya itu ditentukan oleh kita sendiri, ya terserah kita yang tentukan, terserah anda juga. Device mana yang akan menjadi server, dan device mana pula yang akan menjadi client. Selama dalam satu device baik Cross Platform dan Cross Device, baik itu Komputer Desktop, Laptop, Tablet, Smartphone, dan alat khusus lainnya jika sudah memiliki protokol ini, maka dengan protokol ini bisa apa saja yang akan menjadi server-nya selama fitur ini aktif (jika di OS Windows namanya Fitur Windows). Untuk menjadi client, maka yang diperlukan adalah hanya sebuah browser standar. Jika browser tersebut tidak bisa berkomunikasi melalui jalur FTP, maka biasanya browser tsb mematikan jalur koneksi via FTP. Tetapi bisa diaktifkan kembali dengan merubah parameter tertentu pada setting browser.

Fitur Windows untuk protokol FTP ini sebenarnya sudah ada sejak Windows 2000 ke atas, untuk Windows versi Server side (OS Microsoft yang khusus untuk menjadi server, spt; Win2000, Win Server), maka fitur ini tinggal diaktifkan saja di Administrasi Komputer di Control Panel. Akan tetapi untuk versi Windows yang biasa (public user seperti ;Win XP, Win 7, Win 8, Win 10, Win 11), maka harus ada instalasi komponen tertentu (protokol) ketika ingin mengaktifkan fitur ini.
 
Untuk artikel selanjutnya, saya akan contohkan pembuatan server FTP pada Komputer(Desktop/Laptop) dengan OS adalah Windows, dan juga pembuatan client pada Smartphone Android / IOS. Silahkan jump to next artikel

Apakah fitur FTP ini bisa berjalan di Windows 10 ?
Tentu Bisa. OS Windows versi mana pun akan otomatis mencari kelengkapan protokol bahkan driver yang diperlukan agar FTP ini bisa aktif dan berjalan, ketika fitur ini ingin diaktifkan.

Apa Bedanya Metode Transfer File via FTP ini dengan metode transfer via Bluetooth dan yang lainnya?
Bedanya adalah protokol ini ringan karena hanya menggunakan layer aplikasi (application layer), selain itu lebih unggul dan sudah banyak digunakan diseluruh dunia sejak zaman sebelum berkembangnya Bluetooth, hingga saat ini generasi Bluetooth sudah melebihi versi ke 4 dengan keunggulan pairing datanya adalah transfer data render dan raw untuk langsung digunakan oleh suatu alat, tapi tetap saja, koneksi Bluetooth hanya bisa menghubungkan satu alat dengan satu alat lainnya, selain itu, Bluetooth akan membuka jalur frekuensi baru untuk terhubung. 
 
Berbeda dengan FTP, dimana protokol ini mampu berjalan dengan berbagai device (client) terhubung ke dalam satu Server FTP. Hal inilah yang menjadi andalan bagi pengguna jaringan intranet, karena mampu berjalan seperti layaknya Sharing Folder dalam satu jaringan tertutup, dan mampu melayani berbagai user/device dalam waktu bersamaan, tanpa harus menutup komunikasi dengan device lain.

Keunggulan lainnya adalah protokol ini mampu berjalan disemua Jaringan yang terhubung. Tanpa membuat saluran frekuensi baru pada physical layer untuk saling terhubung, FTP bisa langsung berjalan hanya dengan menggunakan jaringan yang sudah terhubung seperti Wifi, LAN, WAN, bahkan jaringan Bridge dan Router. tidak seperti halnya Bluetooth dan Aplikasi (pihak ketiga) lainnya yang tersedia dalam Microsoft App atau Google App.

Seperti kita ketahui, Koneksi Bluetooth akan tersambung jika masing-masing alat sudah membuka frekuensi sinyal Bluetooth untuk komunikasi. Begitu juga aplikasi baru pihak ketiga lainnya, yang memerlukan terbukanya jalur komunikasi baru diluar jaringan yang sudah terhubung (intranet/internet). Contoh lainnya adalah penggunaan Aplikasi pihak ketiga yang tersedia di Google App, dan Microsoft App, yakni ShareIt pada Android dan Komputer, maka kedua device tsb harus ter-install aplikasi tersebut, dan harus membuka jaringan baru dimana jaringan Wifi yang terhubung akan terputus dan akan digunakan oleh aplikasi ini, begitu juga dengan aplikasi ShareLink buatan Asus Corp, yang membuka koneksi jaringan WiFi 2,4 GHz tetapi jaringan Wifi yang terhubung dan user yang terhubung akan terputus oleh aplikasi tersebut.
 
Jadi penggunaan FTP ini sudah biasa dilakukan disemua jaringan intranet bahkan jaringan antar benua sekalipun (internet) hingga saat ini, karena FTP ini adalah sudah Standar Protokol dunia, bahkan hampir disetiap browser sejak tahun 2000anpada umumnya sudah dilengkapi protokol ini. 

Akan tetapi disaat sekarang ini, Protokol ini sudah jarang digunakan pada browser versi terbaru, dengan alasan keamanan jaringan dan kelemahannya pada eksploitasi Server pada jaringan internet, tapi jika kita hanya menggunakan jaringan intranet (LAN/VPN/Private Network), maka protokol ini aman-aman saja. Untuk itu dengan alasan keamanan, maka browser Chrome, Opera dan Edge biasanya fungsi FTP ini sudah dimatikan (disable), akan tetapi bisa saja kita merubah setting browser tsb menjadi aktif (enable) untuk FTP. Selain itu, faktor lainnya browser terkini banyak me-nonaktifkan protokol ini adalah karena banyaknya aplikasi pihak ketiga penyedia layanan transfer file selain standar protokol ini. 

Berbeda dengan browser terkini, untuk OS Windows versi mana pun, fitur FTP Client-side masih ada, dan bisa digunakan, yakni dengan menggunakan File Explorer yang biasa kita gunakan sehari-hari. Atau bisa juga dengan menggunakan Internet Explorer versi jadul. 😄



Jadi, penggunaan FTP antar Windows sampai saat ini masih berfungsi dengan baik hanya dengan menggunakan File Explorer atau IE.

Perbedaan lainnya untuk FTP ini adalah pada sisi Server-nya, yakni harus adanya layanan aktif yang akan merespon sinyal dari client, maka dari itu, kita harus mengaktifkan fungsi server ini pada komputer atau device apapun (Tablet,SmartPhone,dll) agar bisa menjadi Server FTP. Jadi dengan kata lain, instalasi tambahan hanya dibutuhkan jika ingin menjadi Server FTP.

Keunggulan lainnya selain tidak akan membuka jalur koneksi baru, adalah tidak adanya batasan file dengan ekstensi tertentu yang akan dikirimkan. Seperti kita ketahui, transfer file via Bluetooth, atau aplikasi tambahan terkadang hanya bisa mengirim beberapa jenis file tertentu saja (ekstensi tertentu) yang pada umumnya dikategorikan sebagai file yang tidak berbahaya, seperti file dengan extension .jpg, .jpeg, .gif, .mp3, dsb. Akan tetapi berbeda dengan FTP, dalam protokol ini tidak ada batasan ekstensi tertentu untuk file yang akan dikirim dan diterima (unlimited).
 
Maka fitur FTP ini sangat powerfull untuk transfer file, sekalipun ukurannya sangat besar, bahkan sampai GigaByte, masih sanggup untuk dikirim. Selain itu, keunggulannya lainnya adalah bebas dari Ads/Iklan, seperti halnya iklan yang tampil pada aplikasi tambahan (pihak ketiga) ketika terhubung ke internet.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar