21 Oktober 2009

ARP

ARP command


ARP adalah singkatan dari Address Resolution Protocol. ARP digunakan ethernet (physical layer) untuk berkomunikasi antar komputer yang terhubung dengan menggunakan cache. ARP akan mencatat phisycal layer (MAC address) komputer yang terhubung secara langsung dan disimpan didalam cache (memory), jika anda memakai gateway atau ISP, maka ARP akan mencatat MAC address komputer ISP tersebut yang akan dipakai sebagai jalur utama koneksi internet. ARP adalah bagian dari proses route, jika tabel routing adalah proses penelusuran di setiap jaringan, maka informasi route akan dikumpulkan dari ARP ini.

ARP bisa diibaratkan seperti komunikasi untuk bertukar data setelah terjadinya handshaking pada komputer yang terhubung dan komunikasi dilakukan tanpa media perantara lain (direct communication).

Untuk melihat jalur koneksi yang terhubung dengan komputer lain (direct),
gunakan parameter -a.

Untuk melihat spesifikasi alamat MAC pada sebuah komputer yang terhubung,
gunakan perintah : arp -a alamat_IP
Contoh : arp -a 168.10.10.1

Ada baiknya jika kita menentukan point destination (static ARP) untuk protokol ini guna meminimalisir kegiatan spoofing pada jaringan wirelass. Lakukan penambahan alamat static pada protokol ini dengan menggunakan parameter -s , dengan syntax adalah :
arp –s IP_address MAC_address.
contoh : arp –s 192.168.0.32 00-50-ba-62-f7-e6




Jika anda ingin menghapus entry ARP tersebut, gunakan parameter -d ,
dengan syntax : arp -d IP_address

11 Oktober 2009

Nslookup

Nslookup digunakan untuk melihat informasi seputar Domain Name Systems (DNS) pada sebuah domain di internet/intranet. Penggunaan perintah ini hanya bisa dilakukan dengan menggunakan TCP/IP protocol.

Command prompt menyediakan tool ini untuk analisa server terkait domain yang diinginkan.
Perintah ini memiliki sub command dan parameter untuk konfigurasi analisa.
Contoh penggunaan nslookup :
- ketik cmd.exe pada Run
- ketik nslookup, lalu tekan Enter

kurang lebih tampilan awal dari perintah ini adalah seperti ini ;












Untuk melihat informasi domain yang diinginkan, ketik nama domain tersebut lalau tekan Enter, contoh dibawah ini adalah domain yahoo.com;









Analisa bisa dilakukan dengan menggunakan perintah set debug.  Untuk kembali ke mode tanpa debug, gunakan perintah set nodebug. Contoh dibawah ini adalah penggunaan setdebug untuk analisa paket yang dikirim ke domain yahoo.com ;





















Pemindahan DNS server yang akan digunakan untuk resolve IP, gunakan perintah server diikuti dengan alamat IP DNS server tersebut. Contoh :












Pemindahan server ke tehap yang lebih tinggi yakni pada root server bisa dilakukan dengan menggunakan perintah root. Contoh :




















Konfigurasi penggunaan tool nslookup bisa dilihat dengan menggunakan perintah set all.

Untuk perubahan port pada DNS server, gunakan perintah set port = nomor_port.

Pada umumnya, jika DNS server sudah ditentukan, maka akan terlihat default server yang digunakan. Kita pun bisa merubah nama domain (default) tersebut, jika terlihat nama domain diatas adalah resolver2.level3.net, maka nama itu akan berubah sesuai keinginan kita. Gunakan perintah set domain = nama_domain.

Untuk keluar dari program ini gunakan perintah exit.

10 Oktober 2009

Prompt

how to use Prompt command


Dalam command prompt, kita bisa mengubah tampilan prompt sesuai keinginan kita, perintah prompt digunakan untuk merubah prompt pada command prompt. Umumnya (default), command prompt memiliki akhiran berupa tanda > , dan biasanya, ketika command prompt (cmd.exe) dijalankan, maka string prompt berupa lokasi dimana cmd.exe itu dijalankan, biasanya path dari cmd.exe, yakni C:\WINDOWS\system32.
Dan gabungan dari kedua karakter tersebut adalah C:\WINDOWS\system32>











Penggunaan prompt diikuti dengan String dan beberapa karakter tertentu setelahnya,
syntax : prompt [text],
contoh : prompt Night Hawk :

maka hasilnya seperti ini :










Untuk kerakter tertentu pada penggunaan prompt, gunakan parameter berikut ini :
$q
(tanda = )
$$
(tanda $ )
$g
(tanda > )
$l
(tanda < )
$b
(tanda | )
$a
(tanda & )
$c
(tanda ( )
$f
(tanda ) )
$_
ENTER
$h
Backspace
$s
spasi
$v
nomor versi Windows XP
$e
code escape code ANSI (code 27)
$t
waktu saat ini
$d
tanggal saat ini
$n
drive saat ini
$p
drive dan path saat ini
 
Contoh penggunaan perintah prompt :
prompt Night Hawk -$g
prompt $p$g
prompt $t $d $g 
prompt $t $_$d $g